Senin, 09 Desember 2019

Bambang Noorsena sangat brilian dan mencoba berpikir untuk fokus kepada kehidupan paling pribadi dari seorang proklamator kita. Dan buku yang akan kita bahas ini mengenai kehidupan dari salah satu founding father kita yaitu Ir. H. Soekarno. Tentu saja banyak buku-buku yang mengulas mengenai berbagai sisi pribadi, politik dan kehidupan presiden pertama RI tersebut, namun buku yang akan kita lihat ini adalah mengenai sisi kehidupan Ir. Soekarno dari sisi kehidupan spiritualnya.

Buku yang ditulis oleh pendiri Institute for Syriac Christian Studies (ISCS) ini memang berusaha menggali sisi lain dari kehidupan Soekarno yaitu pandangan teologisnya. Karena di panggung politik, kontroversi mengenai Soekarno ini terus bergulir. Seperti, suatu kali ia pernah menyebut dirinya sebagai Panteis-Monoteis. Kata Soekarno bahwa ia yakin kalau Tuhan itu satu, tetapi ia merasakan kehadiranNya di mana-mana. Ya, bahkan Tuhan juga “…in the smile of the girl.” Dan katanya dalil itu diambilnya dari Bhagawad Gita. Jadi benarkah ia, yang konon pernah mengaku kepada Louis Fisher bahwa ia sekaligus Islam, Kristen, dan Hindu ini menganut faham Wahdatul Wujud?

Sebagai orang yang tidak dididik di kalangan kaum santri, sehingga oleh kaum agamawan sering pemikiran teologis Soekarno, dianggap sebagai pemikiran sinkritisme Jawa. Namun tentu saja kita memetik pelajaran yang sangat berharga dari kehidupan presiden pertama tersebut bila dilihat dari sisi teologisnya yaitu keterbukaan pikirannya terhadap agama-agama lainnya dan “passing over” nya itu tentu menolong bangsa Indonesia untuk hidup bergandengan tangan di tengah perbedaan keyakinan itu.

Judul         : Religi & Religiusitas Bung Karno : Keberagamaan Mengokohkan KeIndonesiaan
Pengarang : Bambang Noorsena
Penerbit     : Bali Jagadhita Press
Tahun         : Denpasar, Bali 2001
loading...

Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates