Senin, 09 Desember 2019

loading...
Pertanyaan penting yang sering muncul adalah, “Sebenarnya bagaimana kejadian 11 September 2001 itu dilatarbelakangi dan bagaimana sampai hal itu bisa berlangsung “sukses” seperti itu?” Padahal siapa yang tidak kenal kehebatan CIA, atau juga siapa yang tidak mengerti dengan keunggulan FBI yang sering muncul di film-film Barat itu? Tapi mengapa tragedi mengerikan di WTC itu bisa menjadi peristiwa yang sangat menghentakkan banyak pihak.

Nah, Richard A. Clarke sebagai orang dalam Gedung Putih , Departemen Luar Negeri dan Pentagon (Departemen Pertahanan) selama 30 tahun akhirnya buka mulut melalui buku ini yang menguak berbagai kejanggalan dan ketidaktepatan keputusan-keputusan yang diambil oleh para penguasa negeri Paman Sam itu dalam melindungi dan menjaga keamanan nagaranya. Menurut Richard A. Clarke, CIA dan FBI telah terlambat menyadari ancaman terhadap Amerika Serikat dan tidak mampu mencegahnya dan bahkan setelah mereka menyadari ancaman itu nyata. 

Kemudian Richard A. Clarke menyebutkan bahwa sebenarnya ancaman-ancaman keselamatan negara Amerika itu berlangsung sejak lama, yang menurut sepengetahuan Richard A. Clarke itu sudah sejak jaman presiden Ronald Reagen yang tidak melakukan pembalasan terhadap pembunuhan 278 marinir AS di Bairut, yang melanggar kebijakannya sendiri mengenai terorisme dengan menukar senjata dengan sandra yang dikenal dengan skandal Iran-Kontra

Presiden berikutnya yaitu George H. W. Bush yang tidak melakukan pembalasan terhadap terbunuhnya 259 penumpang Pan Am 103 oleh Libya, dan yang tidak memiliki kebijakan jelas dan resmi mengenai anti-terorisme, yang membiarkan Saddam Hussein tetap berkuasa, sehingga Amerika Serikat menempatkan militernya yang cukup besar di Arab Saudi.

Lalu di era presiden Bill Clinton yang menilai terorisme sebagai ancaman utama pasca Perang Dingin, yang bertindak untuk meningkatkan kemampuan anti-terorisme, yang menumpas terorisme anti-Amerika di Irak dan Iran, yang menggagalkan upaya Al-Qaidah untuk menguasai Bosnia, yang melemah karena serangan-serangan politis dan yang tidak dapat memberdayakan CIA, Pentagon dan FBI untuk bertindak semestinya dalam mengatasi ancaman. Kemudian presiden George W. Bush, yang gagal bertindak sebelum 11 September 2001 dari ancaman Al-Qaidah meskipun ada peringatan yang berulang, yang kemudian menuai kecaman.

Nah buku ini merupakan pemaparan Richard A. Clarke mengenai dapur Gedung Putih dengan pemaparan yang berusaha jujur apa adanya, sebagai sebuah informasi eksklusif mengenai strategi dan operasi AS menghadapi terorisme. Sebuah buku yang layak untuk disimak!

 Judul      : Against All Enemies: Inside America’s War on Terror (Menggempur Semua Musuh: Di balik Perang Amerika Melawan Musuh)
Penulis    : Richard A. Clarke
Penerbit   : Sinergi Publishing
Tahun       : Jakarta, 2004

Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates