Senin, 09 Desember 2019

loading...
Biasanya akhir tahun banyak orang yang ingin membelanjakan duitnya untuk banyak hal, seperti baju baru, apalagi bagi yang merayakan Natal itu seperti menjadi kewajiban untuk membelanjakan uangnya untuk berbagai kebutuhan. Tapi tahukah Anda bahwa uang yang kita terima itu bagi orang percaya kepada Kristus dipandang sebagai berkat Tuhan, pemberian dari Tuhan. Karena itu pemberian dari Tuhan, maka kita harus menghargai berkat Tuhan itu. Sekecil aatau sebesar apapun berkat itu harus digunakan sesuai dengan kebutuhan bukan dengan dasar keinginan. Apalagi itukalau hanya untuk memuaskan hawa napsu kita. Wah, belum apa-apa sudah ada peringatan keras seperti ini.

Dalam penggunaan uang itu sendiri kita bukan hanya mendapatkan manfaat dari uang itu sendiri untuk kehidupan kita, tapi bagaimana uang yang kita belanjakan itu juga bermanfaat bagi kerohanian kita. Artinya apa? Semua uang yang kita dapatkan seharunya kita akan gunakan sesuai dengan kehendak Tuhan. Pengertian ini tentu saja bermakna bahwa ketika kita akan membelanjakan uang itu memang benar-benar sudah sesuai dengan kehendak Tuhan?

Beberapa prinsip yang disampaikan oleh Jurdy dalam penggunaan uang itu sendiri yaitu, disiplin di dalam penggunaan uang. Arti disiplin di sini punya pengertian bahwa kita tidak boleh menghambur-hamburkan uang itu untuk dibelanjakan sesuatu yang tanpa ada manfaatnya. Sebab kalau kita menghambur-hamburkan uang maka iangatlah bahwa kita akan kehilangan uang itu sendiri tanpa terasa.

Prinsip lain yang mungkin baik kalau kita perhatikan adalah setiap kali kita akan menggunakan uang itu, ada baiknya kita berdoa. Dengan berdoa bisa menolong kita untuk mengingatkan kembali, apakah uang yang kita akan belanjakan itu benar-benar memang sesuai dengan kebutuhan atau itu hanya keinginan yang muncul begitu saja tanpa ada perencanaan. Dalam hal judy mengutip bagian ayat-ayat dari 1 Timotius 2:8 dan ! Tesalonika 5:17.

Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kita bisa membuat daftar kebutuhan apabila kita akan belanja, supaya ketika kita sampai di super market kita bisa focus dan bukan hanya sekedar mencari-cari kebutuhan. Dan hal itu bisa menimbulkan kita akan membelanjakan apa yang kita ingini bukan apa yang kita butuhan.

Bila kita sudah di tempat belanja, kita jangan takut untuk bertanya kepada si penjual harga yang sebenarnya dari barang yang akan kita beli bila tidak ada harga yang dipampang di barang tersebut sebelum memutuskan untuk membeli.

Juga hati-hati dengan panawaran diskon. Carilah penawaran-penawaran diskon yang memang benar-benar diskon. Bila memang di tempat tersebut menurut kita memang harganya sangat tinggi, maka jangan membuang-buang waktu di tempat itu untuk mencari-mencari barang atau sekedar melihat-lihat. Karena bila hal itu terjadi bisa jadi kita akan merasa tertarik untuk membeli yang sebelumnya kita merasa sangat mahal, tapi karena tertarik.

Prinsipnya adalah jangan pernah kita membayar apa yang tidak pernah kita butuhkan termasuk dalam hal membelanjakan uang untuk makanan, membeli rumah, dekorasi, baju, dan rekreasi. Tapi kalau memang itu kebutuhan ya tentu saja harus dilakukan.

Judul      :The Gospel Truth About Money Management: Making Every Dollar Count
Penulis  : Judy Woodward Bates
Penerbit : New Hope Publishers,2003

Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates