<!-- SEO Blogger Start --> <meta content='text/html; charset=UTF-8' http-equiv='Content-Type'/> <meta content='blogger' name='generator'/> <link href='https://www.idebuku.com/favicon.ico' rel='icon' type='image/x-icon'/> <link href='https://www.idebuku.com/2024/06/berbagai-prinsip-stoicism-yang.html' rel='canonical'/> <link rel="alternate" type="application/atom+xml" title="Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik - Atom" href="https://www.idebuku.com/feeds/posts/default" /> <link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik - RSS" href="https://www.idebuku.com/feeds/posts/default?alt=rss" /> <link rel="service.post" type="application/atom+xml" title="Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik - Atom" href="https://www.blogger.com/feeds/5529713767079432659/posts/default" /> <link rel="alternate" type="application/atom+xml" title="Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik - Atom" href="https://www.idebuku.com/feeds/1217428325039523790/comments/default" /> <!--Can't find substitution for tag [blog.ieCssRetrofitLinks]--> <link href='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5ftbT2O1tvOnP4eGFNPu9tmDoXUSQ8intZOj-Bvlq_-0T3zEsV3332Dck7PnC51xF-RumZyOn9UKvauQAy8Ekwf1ouV7LRODD73xYRW0uU7SDXvBvvqlsRGvlSPjYxyAWl-CRzAvyv0ApT6ORYY7LNGFFBiMne4tKWUBQDD3Y9dJBRFdQjT4xEFZIBKg/s320/35645979333_e6ef61c40c_w.jpg' rel='image_src'/> <meta content='Stoicism Mindset, Prinsip dan Definisinya' name='description'/> <meta content='https://www.idebuku.com/2024/06/berbagai-prinsip-stoicism-yang.html' property='og:url'/> <meta content='Aliran Stoicism yang Menawarkan Ketenangan' property='og:title'/> <meta content='Stoicism Mindset, Prinsip dan Definisinya' property='og:description'/> <meta content='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5ftbT2O1tvOnP4eGFNPu9tmDoXUSQ8intZOj-Bvlq_-0T3zEsV3332Dck7PnC51xF-RumZyOn9UKvauQAy8Ekwf1ouV7LRODD73xYRW0uU7SDXvBvvqlsRGvlSPjYxyAWl-CRzAvyv0ApT6ORYY7LNGFFBiMne4tKWUBQDD3Y9dJBRFdQjT4xEFZIBKg/w1200-h630-p-k-no-nu/35645979333_e6ef61c40c_w.jpg' property='og:image'/> <!-- Title --> <title>Aliran Stoicism yang Menawarkan Ketenangan - Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik Aliran Stoicism yang Menawarkan Ketenangan - Berbagi Ide dari Buku untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Aliran Stoicism yang Menawarkan Ketenangan


Stoic atau stoik mendapat perhatian besar dari banyak kalangan karena menawarkan berbagai prinsip hidup menjadi lebih baik, menenangkan dan bisa menghadapi hidup yang berat menjadi mudah dan bahagia dengan mindset stoik.

Kebahagiaan yang akan didapatkan ketika mendalami dan menjalankan stoik ini gampangnya dengan mengambil fokus kepada hal-hal yang bisa dikendalikan oleh kita, dan menghindari hal-hal yang tidak bisa dicapai atau dikendalikan. Bagaimana dengan situasi yang tidak bisa dikendalikan, maka jangan perdulikan.

Banyak literatur stoik bisa didapatkan dan bahkan dengan mudah mendapatkan informasinya melalui online dan media sosial karena ajaran stoik ini banyak ditebarkan oleh mereka yang sangat peduli dengan prinsip-prinsip stoik. Sementara yang dijadikan rujukan aliran ini adalah beberapa tokoh filsafat yaitu Epictetus, Saneca dan Markus Aurelius yang menghasilkan karya-karya yang luar biasa.

Tapi, aliran soik ini sendiri bukan lahir dari ketiga tokoh penting yang disebutkan di atas, karena jauh sebelumnya yaitu sekitar 301 SM yang dirintis oleh Zeno dari Zitium, seorang pedagang yang cukup berhasil namun mengalami masalah ketika dalam sebuah pelayaran. Beliaulah yang dianggap berjasa mengembangkan aliran tersebut.

Jangan alergi dulu dengan filsafat yang menjadi cikal bakal pengembangan stoisisme ini. Untuk aliran ini jauh dari kata jelimet dan rumit untuk dimengerti. Karena dijamin aliran filsafat yang satu ini menawarkan kemudahan untuk mencerna isi dan ajarannya karena memang di dalamnya berkisar tentang kehidupan praktis keseharian.

Makanya ajaran stoik ini bisa dianggap sebagai sebuah prinsip yang bisa memberi kebahagiaan kepada setiap orang yang sedang berada dalam tekanan hidup dan bahkan depresi di jaman kini. Makanya penulis buku tentang stoik berjudul Filosofi Teras yaitu Henry Manampiring menyebut, ajaran stoik ini bisa menjadi obat mujarab bagi mereka yang sedang bermasalah dengan tekanan hidup.

Di Indonesia sendiri aliran ini sangat booming sejak 2019 lalu hingga kini yang diikuti dengan banyaknya terbitan buku mengenai stoisisme ini yang diterbitkan oleh beberapa penerbit di Indonesia. Beberapa buku tersebut ada yang dikarang oleh penulis dalam negeri tapi juga beberapa buku terjemahan juga menjadi perhatian kita semua. Dan beberapa buku yang coba diulas oleh Redaksi idebuku.com dalam beberapa kesempatan mendatang, semoga bisa menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin mendalami dan mempraktekkan ajaran stoik ini.

Buku-buku tersebut adalah:

  1. Filosofi Teras
  2. Epictetus: Enchiridion & Kumpulan Fragmen
  3. A Guide Book  to be Stoic
  4. Hidup Bahagia Ala Stoik
  5. Meditasi



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.