Kamis, 25 Februari 2021

loading...

Pertanyaan ini akan menjadi penting karena itu pulalah yang akan kita alami di kemudian hari ketika menyusul mereka di titik umur tua. Kita tidak sedang membicarakan karma, tapi kita membicarakan sebuah kepastian di mana kalau kita diberikan umur panjang, maka usia tua akan menjadi bagian yang tidak terhindarkan. Disukai atau tidak, usia senja akan menjadi bagian kita yang diberikan umur lebih. Berbicara mengenai usia lanjut, sebenarnya berbicara mengenai perubahan dalam diri manusia. Perubahan dalam banyak hal. Dan buku yang yang sedang ada di tangan Redaksi idebuku.com ini akan mengulas berbagai perubahan yang bakal dialami oleh siapapun manusia yang akan memasuki usia lanjut dengan berbagai aspek.

Judul           : Psikologi Usia Lanjut

Penulis        : Prof. Dr. Siti Partini Suardiman

Penerbit      : Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Tahun         : Tahun 2016 (cetakan ke II)

Halaman    : 280 halaman


Dari sekian banyak buku yang dijajar di rak-rak toko buku, mungkin akan sulit menemukan buku yang membahas mengenai usia lanjut. Entah kenapa, apakah karena tema ini kurang menarik untuk dibahas atau memang banyak orang yang berpikir, "Ah, itu kan bahasan mengenai orang-orang yang sedikit orang memiliki interes. Padahal untuk diketahui saja bahwa ke depan jumlah manusia usia lanjut akan terus meningkat karena terutama meningkatnya bidang kesehatan dan kesejahteraan  sosial yang berdampak kepada meningkatnya angka rata-rata usia harapan hidup penduduk. Artinya, manusia usia lanjut akan semakin banyak kita jumpai.

Kemudian banyaknya usia tua yang semakin panjang itu tentu saja harus disikapi dengan benar dan tepat. Karena kalau tidak, usia lanjut akan dianggap beban. Padahal, seharusnya usia lanjut bila disikapi dengan benar yang tentu dengan memikirkan dengan matang pola yang harus dilakukan untuk menciptakan bahwa usia lanjut bisa menjadi usia yang masih produktif. Dalam hal ini seharusnya pemerintah juga turut memikirkan hal ini dan tidak hanya fokus dengan produktifitas manusia yang masih berada di usia muda. Kalau tidak, maka bisa jadi datang waktunya di mana dana yang semula harus dialokasikan untuk usia muda, tapi karena membludaknya jumlah penduduk usia senja yang tidak disiapkan bisa mengalir untuk dialokasikan kepada usia tua tadi.

Buku ini menjadi sangat penting ketika kita mengerti dan memahami perubahan-perubahan yang terjadi pada manusia lanjut usia supaya mereka tidak menjadi manusia yang terbuang. Lagi pula, kalau kita tidak pernah mengurus bagaimana menyiasati kehidupan usia lanjut ini maka pada waktunya kitapun yang sekarang berada pada usia muda, akan tiba gilirannya untuk masuk ke usia senja dan diperlakukan yang sama seperti kita memperlakukan mereka yang sekarang berada dalam usia tua.

Perlu diingat juga peringatakn buku ini bahwa pembangunan kependudukan atau sember daya manusia  di mana penduduk sebagai modal pembangunan juga harus mengingat bahwa usia lanjut ada di dalamnya. Nah, dengan mengetahui dan mengerti permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh manusia lanjut usia maka kitapun bisa mengantisipasi seluruh persoalan yang muncul. 

Pihak yang seharusnya memiliki kepedulian tinggi terhadap usia lanjut itu setidaknya ada dua yaitu pemerintah dan keluarga di mana usia lanjut berasal. Dalam hal ini pemerintah bukan hanya berurusan dengan masalah usia lanjut berhubungan dengan kesehatan semata, tapi banyak hal lainnya yaitu ekonomi dan masalah psikologi yang tentu berbeda jauh dengan mereka yang berada di usia lanjut. Sementara keluarga-keluarga juga memiliki kepentingan untuk mengerti akan usia lanjut ini, karena bagaimanapun usia muda tidak akan ada bila tidak ada mereka yang sudah lanjut usia, makanya tidak seharusnya kita menutup mata dengan mereka yang menjadi bagian dari keluarga kita yang sudah berusia lanjut.

Akhirnya, kita harus ingat bahwa bagaimanapun kita tidak akan menjadi manusia 'batu' yang selalu muda, dan tidak akan pernah tua. Tetapi, usia lanjut itu akan datang dan tiba dalam setiap kehidupan kita yang sekarang masih muda. Kita hanya menunggu giliran saja. Ingatlah akan ungkapan ini, "Apa yang engkau tabur, engkau akan menuainya juga"


Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates