Strategi Taklukkan HRD: Review Buku 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja


Mendapat panggilan wawancara kerja adalah momen yang mendebarkan sekaligus membahagiakan. Namun, mengapa banyak orang yang pintar secara akademik justru gagal di tahap ini? Jawabannya sederhana, yaitu wawancara kerja bukan hanya soal kepintaran, melainkan soal kesiapan strategi.

Salah satu referensi terbaik yang wajib dibaca sebelum menghadapi meja interview adalah buku berjudul "77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja" karya Sylvina Savitri. Diterbitkan oleh Tangga Pustaka, buku ini menjadi "kompas" bagi para pencari kerja agar tidak tersesat saat menjawab pertanyaan HRD.

Mengapa Wawancara Kerja Menjadi Penghalang Utama?

Banyak kandidat gagal karena mereka tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh perusahaan. Seringkali, jawaban yang diberikan terlalu normatif atau tidak sesuai dengan visi kantor penyedia kerja. Sylvina Savitri menekankan bahwa wawancara adalah ajang pembuktian apakah sikap, perilaku, dan argumen Anda selaras dengan kebutuhan mereka.

3 Pilar Utama dalam Buku Sylvina Savitri

Buku ini membedah persiapan wawancara secara holistik ke dalam beberapa bagian penting:

1. Penguasaan Informasi Perusahaan

Sebelum melangkah, Anda harus tahu siapa yang Anda hadapi. Buku ini mengajarkan pentingnya riset mendalam mengenai profil perusahaan agar argumen yang Anda berikan terlihat berbobot dan menunjukkan ketertarikan yang serius.

2. Persiapan Skill dan Dokumen

Bukan hanya mental, kelengkapan administrasi dan pengasahan skill teknis juga dibahas. Penulis mengingatkan bahwa dokumen yang rapi mencerminkan kepribadian yang terorganisir.

3. Pembawaan Diri dan Etika (Attitude)

Cara Anda masuk ke ruangan, menjabat tangan, hingga posisi duduk memiliki pengaruh besar. Buku ini memberikan panduan bagaimana membangun kesan pertama (first impression) yang positif melalui bahasa tubuh yang tepat.

Menjawab Pertanyaan dengan "Jurus Jitu"

Inti dari buku ini adalah 77 skenario atau teknik dalam menjawab pertanyaan. Pembaca diajak untuk memahami maksud tersembunyi di balik pertanyaan sulit, seperti:

  • Bagaimana menonjolkan kelebihan tanpa terlihat sombong? 
  • Bagaimana menjelaskan kelemahan dengan cara yang profesional? 
  • Bagaimana memberikan solusi atas masalah yang ditanyakan oleh pewawancara?

Update Modern: Mengadaptasi Jurus Jitu ke Wawancara Online

Meskipun prinsip dasar komunikasi yang ditulis Sylvina Savitri tetap relevan, cara kita "hadir" di ruang wawancara telah berubah. Di era kerja jarak jauh (remote work), wawancara sering dilakukan melalui platform seperti Zoom, Google Meet, atau Microsoft Teams.

Berikut adalah adaptasi jurus wawancara untuk era modern:

1. Digital First Impression (Kesan Pertama Digital)

Jika di dalam buku dibahas mengenai cara masuk ruangan, di era modern ini digantikan dengan:

  • Latar Belakang (Background): Gunakan latar belakang yang rapi atau blur. Hindari pemandangan kamar tidur yang berantakan.
  • Pencahayaan: Pastikan wajah Anda terlihat jelas. Cahaya terbaik berasal dari depan wajah, bukan dari belakang (backlight).
  • Kontak Mata Digital: Inilah poin yang krusial. Saat berbicara, tataplah lubang kamera, bukan menatap wajah pewawancara di layar. Ini memberikan kesan Anda sedang menatap mata mereka secara langsung.

2. Penguasaan Teknologi sebagai Soft Skill

Kesiapan teknis kini dianggap sebagai bagian dari profesionalitas. Datang "tepat waktu" di dunia digital berarti sudah berada di waiting room 5 menit sebelum jadwal. Selain itu, pastikan koneksi internet stabil dan mikrofon berfungsi jernih. Kegagalan teknis yang tidak terduga bisa memengaruhi ketenangan Anda dalam memberikan argumen.

3. Riset Perusahaan via Media Sosial

Jika dulu riset dilakukan melalui koran atau website resmi, sekarang Anda perlu melakukan "stalking" profesional di:

  1. LinkedIn: Lihat profil pewawancara dan pencapaian terbaru perusahaan.
  2. Instagram/TikTok Perusahaan: Untuk memahami budaya kerja (apakah formal atau kasual). Ini membantu Anda menyesuaikan gaya berpakaian saat wawancara.

4. Jawaban Berbasis Data dan Portofolio Digital

Saat ini, pewawancara sangat menyukai bukti nyata. Selain menyiapkan dokumen fisik seperti saran di buku, siapkanlah portofolio digital atau link hasil kerja Anda. Saat menjawab pertanyaan mengenai kelebihan, Anda bisa menawarkan untuk melakukan share screen untuk menunjukkan hasil kerja Anda secara langsung.

Gabungan antara etika tradisional yang kuat dari buku 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja dengan penguasaan teknologi modern akan menjadikan Anda kandidat yang tak tertandingi. Anda menunjukkan bahwa Anda memiliki karakter yang kuat sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kesimpulan

Buku 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja adalah investasi kecil dengan dampak besar bagi karier Anda. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memiliki bekal pengetahuan tentang apa yang harus dihadapi di ruang wawancara akan membuat Anda selangkah lebih maju dibanding kandidat lainnya.

Jangan biarkan panggilan kerja Anda berakhir sia-sia. Persiapkan diri Anda, pelajari jurusnya, dan masuki dunia kerja dengan percaya diri!
Informasi Buku:
 * Judul: 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja
 * Penulis: Sylvina Savitri
 * Penerbit: Tangga Pustaka, Jakarta
 * Tahun Terbit: 2010

Posting Komentar untuk "Strategi Taklukkan HRD: Review Buku 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja"