Kamis, 11 Februari 2021

loading...


Kalau Anda sedang berbicara dengan orang lain, ke manakah arah Tatapan Mata Anda tertuju? Menunduk? Mendangak? Mengarahkan ke kanan atau ke kiri? Atau ke arah langit atas? Menurut Michael Ellsberg, yang benar itu ketika melakukan interaksi apapun dengan orang lain itu pandangan mata Anda seharusnya difokuskan kepada mata lawan interaksi. Usahakan ada kontak mata antara Anda dengan lawan interaksi Anda. Mengapa demikian? Karena di dalam sikap melakukan kontak mata itulah ada kesuksesan, di dalam kontak mata Anda itu ada faktor semakin mempererat hubungan Anda, dan di dalam kontak mata itulah Anda bisa mempererat usaha apapun yang sedang Anda jalankan. Setidaknya inilah yang ingin disampaikan oleh penulis buku yang ingin diperkenalkan oleh Redaksi idebuku-com.

Judul           : The Power of Eye Contact

Penulis        : Michael Ellsberg

Penerbit      : Ufuk Publishing House, Jakarta

Tahun          : Maret 2012 (Cetakan I)

Halaman      : 396 halaman


 Gagasannya mungkin sederhana yaitu bagaimana dalam sebuah hubungan, mata menjadi kunci keberhasilan hubungan itu sendiri. Manfaatnya bisa dipraktekkan dalam banyak sisi. Sisi bisnis, sisi percintaan, sisi keberhasilan sebuah hubungan dan seterusnya. Jadi, buku ini ingin menyampaikan bagaimana sebuah tatapan itu menentukan. Memang, mungkin tidak semua orang bisa merasakan manfaat besarnya sebuah tatapan mata. Mungkin karena banyak faktor. Faktor budaya, faktor psikologis dan seterusnya yang memungkinkan bagi sebagian orang sulit untuk melaksanakan tatapan mata ini.

Makanya ketika ada pertanyaan, apakah pentingnya tatapan mata ini bersifat universal? Penulis menghindari pengecualian-pengecualian di mana ada sebagian orang karena latar belakang budaya bisa jadi dianggap tidak sopan untuk menatap langsung lawan bicaranya. Atau juga ada orang-orang tertentu oleh karena faktor psikis yang memiliki ketidakmampuan untuk menatap mata lawan bicara oleh karena datang dari dalam jiwanya. Namun demikian, penulis berusaha untuk membahas berbagai kelebihan dan manfaat melakukan kontak mata ketika berhubungan dengan orang lain. Dengan melakukan berbagai pendekatan analisis bagaimana kontak mata telah menjadikan seseorang mengalami keberhasilan.

Kontak mata secara khusus disampaikan penulis bisa mengubah cara berpikir mengenai seseorang. Dengan mengambil contoh Presiden Amerika Serikat US, Bill Clinton yang sebagian orang selain mencintainya, tapi juga tidak sedikit yang membencinbya dan memiliki presepsi kurang baik atau lebih tepat tidak menyukai Presiden Bill Clinton. Namun seseorang yang diceritakan tadi ketika suatu kali bertemu langsung dengan Clinton, rupanya merontokkan kebencian itu menjadi sangat menyukainya. Ingin tahu kenapa? Karena tatapan mata Bill Clinton berhasil mengubah setiap orang bila bertemu secara langsung dengannya. Bahkan lebih jauh sebuah postingan blog berita selebritis WENN mengatakan, Aktris Gillian Anderson telah menemukan rahasia di balik daya tarik seksual (sex appeal) mantan presiden Bill Clinton - menghidupkan kontak mata.

Kontak mata begitu penting untuk dilakukan ketika melakukan sebuah interaksi dengan orang lain. Kenapa? Di antaranya adalah karena di dalam tindakan kontak mata ada sebuah perhatian bagi lawan bicaranya. Tentu saja perhatian ini penting ketika dunia di sekitar kehilangan perhatian. Di dalam kontak mata ada emosi yang menyertainya, ada hasrat dan keinginan yang berbicara.

Kontak mata juga sangat penting bukan hanya ketika melakukan kontak hubungan dengan orang lain secara persoanal face to face. Tapi bagaimana pentingnya sebuah kontak mata dengan orang lain di area publik seperti ketika melakukan presentasi, pidato, ceramah dan seterusnya. Dalam public speaking kontak mata menjadi begitu diperlukan guna menarik perhatian setiap orang yang menjadi pesertanya. Makanya buku ini akan menjadi sangat bermanfaat bagi siapapun untuk mengembangkan diri dalam menjalin hubungan dan interaksi dengan orang lain. Jadi, silahkan Anda membaca buku ini dan ambil pelajarannya yang sangat penting mengenai kontak mata.

Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates