Kamis, 02 Juli 2020


Berkawan atau berteman dengan seorang yang selalu berbohong sangat melelahkan. Kita sudah serius memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dan keterangannya tapi di kemudian hari ceritanya itu ternyata bohong. Kita akan menjadi kecewa bila kita sudah memberikan kepercayaan untuk mengikuti mulut manisnya, tapi apa yang disampaikan itu hanya karangannya saja. Rasanya kita dianggap bodoh dan menjadi orang yang mudah dikibuli ketika ternyata apa yang disampaikan oleh si pembohong itu hanya karangan palsu. Entah bisa dikatakan sahabat, apabila kita merasa dekat dengan pembohong? 

Persoalannya, ketika seseorang dibohongi oleh seseorang, tentu bagi orang yang pertama kali bertemu dan mendengar ocehan orang yang berbohong tersebut kita akan menghadapinya dengan biasa-biasa saja. Kecuali kalau apa yang disampaikan itu seperti tidak masuk di akal atau bombastis yang akan kelihatan ngibulnya menurut peliaian kita melalui bahasa yang disampaikan. Tapi bagaimana kalau tema yang disampaikan itu seperti masuk akal, runtut, dan seperti semuanya benar adanya? 

Buku ini seperti ingin menjawab kerumitan sikap manusia ketika berbohong. Penulis buku ini, Martin Soorjoo adalah seorang ahli komunikasi internasional dan pengacara selama hampir 20 tahun. Perpaduan keahlian yang saling melengkapi di mana ilmu komunikasi yang berdasarkan teks dan literature dengan kelengkapan berbagai ahli yang sudah mendalami persoalan komunikasi manusia, lalu dipadu dengan keahlian praktis yaitu pengacara dengan melihat langsung berbagai klien dan orang dalam mengungkapkan argumen untuk mencari kebenaran.

Judul buku ini seperti menantang kita untuk menelisik orang-orang yang selama ini menjadikan kita korban dari kebohongannya serta mengambil langkah analisa orang yang telah memberi pesan kepada kita. Jangan berkecil hati walau kita bukan menjadi ahli dalam mendeteksi lawan bicara kita yang sering membohongi kita dari pengalaman masa lalu, tapi kita bisa menggunakan tehnik-tehnik buku ini untuk membantu kita. Cara Mendeteksi KEBOHONGAN dalam 20 DETIK. Buku yang berisi tekhnik dari sang detektor kebohongan profesional ini diterbitkan oleh Penerbit Change, Jakarta. Dengan memiliki tebal 148 halaman buku ini ingin menjelaskan bagaimana mendeteksi kebohongan bukan hanya dari konten bicaranya saja atau verbalnya, tapi juga bisa dianalisa dari analisa vocal, gestur tubuh dan semua alat-alat indra seperti mata, mulut dan juga bisa dilihat dari ilmu psikologi. Karena ternyata bohong itu bisa dinyatakan dalam berbagai bentuk.


Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates