G20 Menguji Kepemimpinan Jokowi

Perhelatan G20 akan digelar Oktober mendatang. Karena dunia berada dalam situasi di mana anggota G20 berbeda pendapat dalam masalah kehadiran Rusia, maka menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Presiden Joko Widodo.

Sebagai negara yang berketempatan khususnya di Bali nanti, tentu saja menempatkan diri di tengah-tengah yang bisa menjadi pihak netral sangat dibutuhkan supaya G20 tetap berjalan dengan baik. Semua negara bisa hadir sesuai dengan rencana semula. Dan di sinilah kepemimpinan Joko Widodo benar menjadi sorotan banyak pihak.

Polemik kedatangan Presiden Rusia ke KTT G20 itu mau tidak mau menguji kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo untuk bisa meredakan polemik tersebut. Ini yang akan kita lihat bagaimana sikap Joko Widodo sebagai pemimpin G20 tersebut.

Sebuah buku menarik yang diangkat oleh Redaksi mengenai kepemimpinan ini adalah berjudul: Falsafah Kepemimpinan Jawa: Wawasan Antropologi Sastra, Budaya dan Politik. Butir-butir Nilai yang Membangun Karakter Seorang Pemimpin Menurut Budaya Jawa. Buku ditulis oleh Dr. Suwardi Endraswara, M. Hum. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit NARASI, Tahun 2013.

Membaca buku ini bila dihubungkan dengan konteks Presiden Joko Widodo yang berasal dari kultur Jawa menjadi relevan untuk menguji bagaimana cara Jokowi menyelesaikan polemik yang timbul dalam tataran persoalan dunia. Walaupun buku ini ditulis dengan pembuka bagaimana karakter kepemimpinan Jawa itu penuh 'rahasia' kepemimpinan Jawa yang penuh misteri, gelap, tapi kita ingin mencoba menguak dengan seksama dalam menyelesaikan masalah yang timbul.

Buku ini mencoba untuk menguak rahasia pola kepemimpinan Jawa yang penuh teka-teki dan gelap tersebut dengan pendekatan jendela antropologi sastra, budaya dan politik. Penulis memang melihat kenyataan setidaknya menurut kaca mata penulis mengenai kabut model kepemimpinan Jawa itu dan berusaha dengan pendekatan 3 pendekatan antropologi tadi. Harapannya dengan buku ini kabut hitam itu segera menyingkir sehingga bisa terlihat jelas model kepemimpinan Jawa tadi.

Menarik kalau menelusuri BAB V mengenai Dunia Batin Pemimpin Jawa penulis berusaha untuk melihat sifat batin pemimpin Jawa yang memiliki kepekaan dan perasaan di mana dirinya tidak bisa hidup sendiri di dunia ini dan selalu mencari hubungan yang baik dengan yang lebih luas lagi.

Ditambah lagi sifat yang menyertai kepemipinan Jawa adalah bagaimana menghindari konflik sedapat mungkin. Kalaupun ada masalah seharusnya diselesaikan dengan halus dan tidak vulgar.  Jadi kita tunggu saja bagaimana Presiden Joko Widodo menyelesaikan konflik yang muncul.

Sebagai tambahan bahwa G20 akan diadakan di Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh Juru bicara Pemerintah RI G20, Maudy Ayunda, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan adanya perhelatan besar ini. Menurutnya G20 bisa menjadi momentum bagi Indonesia untuk mendorong dunia bisa pulih dari krisis global yang terjadi saat ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.