Rabu, 02 September 2020

loading...

 

Sebagai sebuah hasil penelaahan terhadap Kitab Suci, buku tebal hasil karya Eric H. H. Chang, seorang yang lahir dari keluarga non Kristen dan akhirnya percaya karena mukjizat Tuhan ini mungkin bisa menjadi sebuah polemik yang berkepanjangan. Untungnya teman-teman Kristen di Indonesia tidak menjadikan buku ini sebagai sebuah buku yang harus disingkirkan keberadaannya di bumi Nusantara. Bahkan buku yang sudah diterbitkan dalam bahasa Indonesia tahun 2011 ditanggapi sepi-sepi saja oleh khalayak ramai khususnya gereja. Padahal kalau melihat isinya tentu buku ini bisa menimbulkan perdebatan panjang tak berujung. Karena buku Berjudul The Only True God: Sebuah Kajian Monoteisme Alkitabiah, merupakan hasil kajian yang menyimpulkan bahwa hanya ada SATU TUHAN dan TUHAN itu bukanlah YESUS KRISTUS.

Ketika saya memperkenalkan buku ini kepada seorang rekan dan teman lama saya yang sekarang sudah menyandang S2 dalam studi biblika, rekan saya mengatakan bahwa dirinya sudah punya buku itu dan tidak setuju dengan isinya mengenai pandangannya mengenai Yesus Kristus yang dianggap bukan Tuhan dan tidak mau mengakui Trinitas. Tentu tulisan ini bukan ingin menilai benar tidaknya buku ini, tapi sebenarnya buku ini telah mendapat perhatian dari teman-teman yang konsen dengan pengajaran kekristenan. Makanya saya hanya ingin berfokus dengan isi buku yang diterbitkan oleh Borobudur Indonesia Publishing, Semarang.

Untuk diketahui saja bahwa pertentangan masalah Trinitas dan Monoteisme ini bukanlah sesuatu yang baru. Konflik gagasan ini sudah dimulai oleh Arius tahun 325M. Memang pertentangannya bukan hanya masalah ketunggalan Tuhan, tapi ada beberapa gagasan yang akhirnya menjadi kelompok yang disebut Unitarian yang menolak konsep Trinitas. Tapi penulis buku The Only True God ini tidak mau masuk ke dalam pertentangan doktrin dalam sejarah Kristen. Fokus yang dilakukan oleh Eric Chang yang pernah menyelesaikan studi di Bible Training Institute Glasgow, Skotlandia ini adalah bagaimana menurut Alkitab mengenai bukti-bukti bahwa Alkitab mengajarkan bahwa Allah itu hanya satu seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus sendiri dalam kehidupan dan ucapanNya. Allah itu adalah Yahweh.


Dalam bukunya ini Eric menjelaskan semua bukti-bukti yang menunjukkan monoteisme Alkitab dari berbagai sumber Alkitab khususnya dari Injil dan surat-surat Rasul Paulus. Memang bahasannya yang lebih banyak mengutarakan dari Injil Yohanes yang memang sering menjadi rujukan banyak orang yang mempercayai akan Trinitas. Hal lain lagi adalah bagaimana Eric Chang yang pernah pmenempuh pendidikan di London Bible College dan juga lulus dari University of London (King's College dan Shool of Oriental and African Studies) dalam bidang Arts and Divinity ini berusaha menjawab setiap dalil yang disampaikan oleh mereka yang percaya dengan Trinitas.

Penulis juga menyematkan kesaksiannya bagaimana dirinya tumbuh dan lahir dalam kekristenan yang dilahirkan dari kekristenan yang percaya akan keallahan Yesus Kristus. Bahkan bertahun-tahun dalam penyeledikannya mengenai ketuhanan itu yang akhirnya mengubah pandangannya mengenai siapa yang patut disembahnya. Gagasan Eric Chang diambil dari doa Yesus Kristus yang berbunyi, "Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."

Sekali lagi sebagai sebuah gagasan dan perenungan serta pemikiran buku ini memang bisa menjadi bahan penyelidikan yang menarik. Dan bahkan buku ini bersifat terbuka bagi siapapun termasuk bagi mereka yang di luar Kristen.

Ide Dari Buku . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates